Tentang kalkulator ini
Truk yang total beratnya masih di bawah JBB (jumlah berat yang diperbolehkan) bisa tetap kelebihan beban di salah satu sumbu bila muatan diletakkan terlalu ke belakang atau terlalu ke depan. Sumbu belakang yang kelebihan beban mempercepat kerusakan ban, pegas, dan jalan, sedangkan sumbu depan yang terlalu ringan membuat kemudi dan pengereman tidak stabil. Masalah ini sering muncul saat muatan berat seperti mesin, gulungan, atau palet padat hanya ditaruh di ujung bak dekat pintu.
Kalkulator ini memakai model balok di atas dua tumpuan. Muatan seberat W dengan titik berat sejauh x di belakang sumbu depan memberi beban W × x ÷ jarak sumbu (wheelbase) pada sumbu belakang, dan sisanya pada sumbu depan. Untuk sumbu tandem, sumbu belakang dihitung di titik tengah kelompoknya. Berat kosong kendaraan per sumbu ditambahkan, lalu hasilnya dibandingkan dengan kapasitas tiap sumbu dan JBB. Kalkulator juga menampilkan rentang posisi titik berat muatan, diukur dari depan bak, agar tidak ada sumbu yang kelebihan beban, dan memberi peringatan bila sumbu depan menanggung kurang dari 20% berat total (patokan praktis).
Angka default untuk CDD, Fuso, tronton, dan jenis lain berasal dari katalog dan hanya bersifat tipikal. Gunakan angka dari buku KIR dan data pabrikan kendaraan Anda: jarak sumbu, berat kosong per sumbu, kemampuan sumbu, dan JBB. Batas muatan sumbu terberat (MST) di jalan tergantung kelas jalan, jadi periksa ketentuan resmi yang berlaku untuk rute Anda.
Contoh perhitungan
Truk CDD box (jarak sumbu 3.350 mm, bak mulai 700 mm di belakang sumbu depan, panjang bak 4.300 mm, berat kosong 1.850 kg depan + 1.400 kg belakang) membawa 5 t yang tersebar merata di seluruh bak.
- Titik berat: 700 + 4.300 ÷ 2 = 2.850 mm di belakang sumbu depan (2.150 mm dari depan bak)
- Sumbu belakang: 5.000 × 2.850 ÷ 3.350 ≈ 4.253,7 + 1.400 = 5.654 kg (kapasitas 6.000)
- Sumbu depan: 746,3 + 1.850 = 2.596 kg (kapasitas 3.300); total 8.250 kg = JBB
- Rentang titik berat aman untuk 5 t: 1.678,5–2.382 mm dari depan bak
- Bila 5 t yang sama hanya di meter terakhir bak: sumbu belakang 8.116 kg (lewat batas) dan sumbu depan tinggal 134 kg
Muatan yang tersebar rata aman; muatan yang sama di ujung belakang membebani sumbu belakang berlebihan dan membuat kemudi berbahaya.
Cara menggunakan
Pilih jenis truk
Pilih truk dari katalog, lalu sesuaikan jarak sumbu, jarak sumbu depan ke bak, berat kosong per sumbu, kapasitas sumbu, dan JBB dari buku KIR.
Tempatkan muatan
Untuk tiap barang, isi berat, posisi awal dari depan bak, dan panjang yang ditempati. Tambah baris untuk barang lain.
Baca beban sumbu
Lihat beban sumbu depan dan belakang, berat total, porsi sumbu depan, serta peringatan bila ada sumbu atau JBB yang terlampaui.
Geser bila perlu
Gunakan rentang titik berat yang aman untuk memindahkan muatan, lalu lanjutkan ke 3D Planner atau cek ODOL sebelum berangkat.