Langsung ke konten

Maritim

Kalkulator Emisi CO₂ Pengiriman Barang

Perkirakan emisi CO₂e pengiriman per ruas laut, darat, kereta, dan udara dari berat muatan, jarak, dan faktor emisi per ton-km.

Muatan

Hasil diperbarui otomatis saat Anda mengetik.
t

Termasuk kemasan dan palet.

Ruas perjalanan

  1. Ruas 1
    km
    g/tkm

    Default 13 g CO₂e/tkm. Isi bila pengangkut memberi angka sendiri.

  2. Ruas 2
    km
    g/tkm

    Default 80 g CO₂e/tkm. Isi bila pengangkut memberi angka sendiri.

Total emisi (estimasi)

1.540 kg CO₂e

103.000 ton-km · rata-rata 14,95 g CO₂e/tkm

Per ton muatan154 kg
Total jarak10.300 km
Ton-km103.000

Emisi per ruas

Ruaskmg/tkmton-kmkg CO₂ePorsi
1. Kapal kontainer samudra10.00013100.0001.30084,4%
2. Truk berat (tronton/trailer)300803.00024015,6%

Bila seluruh 103.000 ton-km memakai satu moda

Rute Anda1.540 kgKapal kontainer samudra1.339 kgKapal feeder / short sea2.575 kgKapal curah618 kgTongkang / sungai3.605 kgKereta api2.575 kgTruk berat (tronton/trailer)8.240 kgTruk sedang (CDD/Fuso)15,45 tVan / pikap51,5 tKargo udara jarak jauh61,8 tKargo udara jarak pendek123,6 t
Faktor default indikatif: GLEC Framework v3 (Smart Freight Centre) & ISO 14083:2023 — indicative defaults. Nilai sebenarnya bergantung pada ukuran kapal/kendaraan, faktor muatan, bahan bakar, dan wilayah. Hasil adalah estimasi, bukan laporan emisi terverifikasi.

Tentang kalkulator ini

Pembeli di Eropa, Jepang, dan Australia makin sering meminta data emisi Scope 3 dari pemasoknya, dan transportasi barang adalah bagian besar di dalamnya. Kalkulator ini memberi estimasi cepat emisi gas rumah kaca sebuah pengiriman dalam kg CO₂e (setara karbon dioksida) untuk setiap ruas perjalanan: truk dari pabrik ke pelabuhan, kapal kontainer ke negara tujuan, lalu kereta atau truk sampai gudang pembeli.

Metodenya mengikuti prinsip dasar ISO 14083:2023 dan GLEC Framework dari Smart Freight Centre: emisi = berat muatan (ton) × jarak (km) × intensitas emisi (gram CO₂e per ton-km). Intensitas dihitung well-to-wheel, yaitu termasuk produksi bahan bakar, bukan hanya pembakaran di mesin. Kalkulator menyediakan nilai default indikatif per moda: kapal kontainer samudra, feeder, kapal curah, tongkang, kereta, truk berat, truk sedang, van, serta kargo udara jarak jauh dan pendek. Setiap nilai bisa ditimpa dengan faktor dari pengangkut Anda atau dari daftar default GLEC yang terakreditasi.

Perbandingan moda menunjukkan bahwa satu ton-km kargo udara bisa menghasilkan puluhan kali lipat emisi kapal laut, sehingga pilihan moda dan jarak darat sering lebih berpengaruh daripada detail lainnya. Gunakan jarak jalan atau rute laut yang sebenarnya, bukan garis lurus, dan berat kotor muatan termasuk kemasan. Hasil adalah estimasi untuk perencanaan dan diskusi; laporan emisi resmi membutuhkan data aktual pengangkut, faktor muatan, dan metode yang diverifikasi.

Contoh perhitungan

Muatan 10 ton dikirim 10.000 km dengan kapal kontainer samudra lalu 300 km dengan truk berat:

  • Laut: 10 × 10.000 = 100.000 ton-km × 13 g = 1.300 kg CO₂e
  • Truk: 10 × 300 = 3.000 ton-km × 80 g = 240 kg CO₂e
  • Total 1.540 kg CO₂e (1,54 t) untuk 103.000 ton-km, intensitas rata-rata 14,95 g/tkm

Sebagai pembanding, 10 ton kargo udara sejauh 1.000 km dengan faktor pengangkut 650 g/tkm menghasilkan 6.500 kg CO₂e, empat kali lipat seluruh pengiriman laut di atas.

Cara menggunakan

  1. Isi berat muatan

    Masukkan berat kotor muatan dalam ton, termasuk kemasan dan palet.

  2. Tambahkan ruas perjalanan

    Untuk setiap ruas pilih moda dan isi jarak dalam km; timpa faktor g CO₂e/tkm bila pengangkut memberi nilai sendiri.

  3. Baca total & bandingkan

    Lihat emisi per ruas, total kg CO₂e, intensitas rata-rata, dan perbandingan bila seluruh ton-km memakai moda lain.

Pertanyaan umum

Apa itu ton-km?
Satuan kerja angkut: satu ton barang diangkut sejauh satu kilometer. Muatan 10 ton sejauh 300 km = 3.000 ton-km. Emisi dihitung dengan mengalikan ton-km dengan faktor emisi per ton-km.
Dari mana faktor emisi default berasal?
Nilai default adalah angka bulat indikatif dalam rentang faktor default GLEC Framework (Smart Freight Centre) dan metode ISO 14083. Faktor sebenarnya bergantung pada ukuran kapal atau kendaraan, faktor muatan, bahan bakar, dan wilayah.
Apa arti well-to-wheel?
Well-to-wheel mencakup emisi produksi dan distribusi bahan bakar (well-to-tank) ditambah emisi pembakaran di kendaraan (tank-to-wheel). Banyak standar pelaporan meminta nilai well-to-wheel.
Kenapa hasil saya berbeda dari kalkulator pelayaran?
Pelayaran memakai data aktual kapal, rute, dan faktor muatan, serta kadang menghitung per TEU, bukan per ton. Gunakan angka pelayaran bila tersedia, dan isi sebagai faktor pengganti di kalkulator ini.
Apakah emisi gudang dan pelabuhan dihitung?
Tidak. Kalkulator ini hanya menghitung emisi selama perpindahan. Emisi hub seperti terminal, gudang, dan cold storage perlu dihitung terpisah sesuai ISO 14083.