Setiap kontainer memiliki dua identitas penting: nomor kontainer ISO 6346 (misalnya CSQU 305438 3) yang unik untuk satu unit, dan kode ukuran-tipe (misalnya 22G1) yang menjelaskan panjang, tinggi, dan jenisnya. Panduan ini merangkum jenis kontainer yang paling sering dipakai dari Indonesia, cara membaca nomor kontainer, dan cara menghitung check digit langkah demi langkah.

Jenis kontainer yang paling umum

Jenis Kode tipikal Volume dalam Cocok untuk
Dry 20 feet (20GP) 22G1 33,2 m³ Muatan padat, volume kecil
Dry 40 feet (40GP) 42G1 67,7 m³ Karton dan palet umum
High cube 40 feet (40HC) 45G1 76,4 m³ Muatan ringan dan besar
High cube 45 feet (45HC) L5G1 86,0 m³ Rute tertentu saja
Reefer 20 feet 22R1 28,4 m³ Pangan beku dan dingin
Reefer 40 feet high cube 45R1 67,7 m³ Pangan, farmasi, buah
Open top 20 / 40 feet 22U1 / 42U1 32,6 / 66,4 m³ Muatan tinggi, dimuat dari atas
Flat rack 20 / 40 feet 22P1 / 45P1 tanpa dinding samping Mesin, out of gauge

Dry container (dry container) adalah kontainer tertutup serba guna yang paling banyak dipakai. Detail ukurannya ada di ukuran kontainer 20 feet dan kontainer 40 high cube.

Reefer memiliki unit pendingin dan dinding berinsulasi, sehingga ruang dalamnya lebih kecil. Muatan tidak boleh melewati garis batas merah (red load line). Lihat panduan kontainer reefer.

Open top memiliki atap terpal yang bisa dibuka, untuk muatan yang dimuat dengan crane dari atas atau yang lebih tinggi dari pintu. Lihat panduan open top.

Flat rack hanya memiliki lantai dan dinding ujung, untuk mesin dan muatan out of gauge. Dalam ISO 6346, P1 adalah platform dengan dinding ujung tetap, sedangkan P3 adalah dinding ujung lipat, sehingga flat rack lipat sering berkode 22P3 atau 45P3. Selalu cek kode dan pelat CSC unit yang sebenarnya. Lihat panduan flat rack.

Tank container berupa tangki dalam rangka berukuran kontainer untuk cairan, gas, atau bubuk; kode tipenya diawali huruf T. Jenis lain yang lebih jarang adalah kontainer berventilasi, kontainer curah (bulk), dan kontainer berinsulasi tanpa mesin pendingin.

Membaca nomor kontainer ISO 6346

Nomor kontainer terdiri atas 11 karakter, misalnya CSQU 305438 3:

Bagian Contoh Arti
Kode pemilik CSQ Tiga huruf yang didaftarkan di BIC
Kategori peralatan U U = freight container, J = peralatan lepas pasang, Z = trailer/chassis
Nomor seri 305438 Enam digit yang ditetapkan pemilik
Check digit 3 Digit kontrol untuk mendeteksi salah ketik

Standarnya adalah ISO 6346 (edisi 2022), yang juga mengatur kode ukuran-tipe dan marking operasional. Kode pemilik didaftarkan oleh BIC agar unik di seluruh dunia. Pada badan kontainer, check digit biasanya dicetak di dalam kotak di sebelah nomor seri.

Marking lain di badan kontainer

Selain nomor dan kode ukuran-tipe, pintu kontainer memuat marking operasional: berat kotor maksimum (MAX GROSS), tara, payload atau NET, dan sering kapasitas kubik. Kontainer high cube biasanya diberi tanda peringatan tinggi, dan beberapa kontainer memiliki tanda peringatan kabel listrik di atas kepala. Di pintu juga terpasang pelat CSC sesuai Konvensi CSC 1972, yang mencantumkan berat kotor maksimum yang disetujui, beban tumpuk yang diizinkan, nilai uji racking, serta skema pemeriksaan berkala (PES) atau program pemeriksaan berkelanjutan (ACEP).

Saat menerima kontainer kosong dari depo, cocokkan nomor fisik dengan booking dan dokumen serah terima, periksa segel serta kondisi pintu, lalu foto marking-nya. Bila nomor di unit berbeda dengan dokumen, hentikan stuffing dan minta konfirmasi pelayaran atau forwarder.

Cara menghitung check digit

Check digit dihitung dari 10 karakter pertama. Langkahnya:

  1. Ubah setiap huruf menjadi angka: A = 10, B = 12, C = 13, D = 14, E = 15, F = 16, G = 17, H = 18, I = 19, J = 20, K = 21, L = 23, M = 24, N = 25, O = 26, P = 27, Q = 28, R = 29, S = 30, T = 31, U = 32, V = 34, W = 35, X = 36, Y = 37, Z = 38. Angka kelipatan 11 (11, 22, 33) dilewati.
  2. Kalikan nilai setiap karakter dengan 2 pangkat posisinya, mulai dari posisi 0 untuk karakter pertama sampai posisi 9.
  3. Jumlahkan semua hasil kali.
  4. Hitung sisa bagi jumlah itu dengan 11. Sisa tersebut adalah check digit; bila sisanya 10, check digit-nya 0.

Contoh perhitungan: CSQU 305438

Posisi Karakter Nilai Pengali (2^posisi) Hasil
0 C 13 1 13
1 S 30 2 60
2 Q 28 4 112
3 U 32 8 256
4 3 3 16 48
5 0 0 32 0
6 5 5 64 320
7 4 4 128 512
8 3 3 256 768
9 8 8 512 4.096

Jumlahnya 6.185. Lalu 6.185 ÷ 11 = 562 sisa 3 (562 × 11 = 6.182). Jadi check digit-nya 3 dan nomor lengkapnya CSQU 305438 3. Anda tidak perlu menghitung manual setiap kali: tempelkan nomor ke Validator Nomor Kontainer.

Check digit mendeteksi salah satu karakter dan sebagian besar kesalahan tukar posisi. Ini penting karena nomor kontainer muncul di bill of lading, VGM, packing list, dokumen pabean, dan data gate terminal. Satu karakter salah bisa membuat kontainer tertahan.

Kode ukuran-tipe (size-type code)

Kode ukuran-tipe terdiri atas empat karakter:

  • Karakter pertama — panjang: 2 = 20 feet, 4 = 40 feet, L = 45 feet.
  • Karakter kedua — tinggi dan lebar: 2 = tinggi 8'6", 5 = tinggi 9'6" (high cube).
  • Dua karakter terakhir — tipe: G1 = serba guna dengan ventilasi pasif, R1 = berpendingin mekanis, U1 = open top, P1 atau P3 = platform/flat rack.
Kode Arti
22G1 20 feet, 8'6", serba guna
42G1 40 feet, 8'6", serba guna
45G1 40 feet, 9'6" high cube, serba guna
L5G1 45 feet, 9'6" high cube, serba guna
22R1 20 feet, 8'6", reefer
45R1 40 feet, 9'6", reefer high cube
22U1 / 42U1 20 / 40 feet, open top

Di percakapan sehari-hari orang memakai singkatan seperti 20GP, 40HC, atau 40HQ. Dokumen pelayaran dan sistem terminal umumnya memakai kode ISO. Gunakan Dekoder Kode Tipe ISO untuk menerjemahkan kode yang tidak Anda kenal.

Kesalahan umum

  • Tertukar huruf O dan angka 0. Huruf hanya ada di empat karakter pertama; enam digit seri dan check digit selalu angka.
  • Lupa check digit. Nomor tanpa digit terakhir tidak lengkap dan sering ditolak sistem.
  • Menganggap 40HQ dan 45G1 berbeda. Keduanya biasanya merujuk ke 40 feet high cube; yang berbeda adalah L5G1 (45 feet).
  • Mengandalkan kode tipe untuk berat. Kode tidak memuat payload; lihat marking pintu dan pelat CSC unit tersebut.
  • Menyamakan semua flat rack. P1 dan P3 berbeda konstruksi; cek unit fisiknya.

Langkah berikutnya

Validasi nomor kontainer dengan Validator Nomor Kontainer, lihat semua dimensi di Ukuran Kontainer, lalu susun muatan Anda di planner 3D untuk memilih jenis kontainer yang paling efisien.