Dwelling Time (waktu inap kontainer)
Dwelling time adalah lamanya kontainer impor berada di terminal sejak dibongkar dari kapal sampai keluar dari gerbang pelabuhan. Di Indonesia, indikator ini lazim dibagi menjadi tahap pre-clearance, customs clearance, dan post-clearance, dan menjadi ukuran kinerja pelabuhan. Dwelling time yang panjang menaikkan biaya penumpukan, demurrage, dan persediaan. Dokumen yang lengkap sebelum kapal tiba dan pengambilan cepat setelah SPPB terbit membantu memperpendeknya.
Istilah terkait
- SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang)
SPPB adalah persetujuan Bea Cukai untuk mengeluarkan barang impor dari kawasan pabean setelah PIB diproses, pungutan dibayar, dan pemeriksaan sesuai jalur selesai.
- Jalur Pabean (merah, kuning, hijau)
Jalur pabean adalah hasil penetapan risiko atas dokumen impor atau ekspor yang menentukan tingkat pemeriksaan.
- Container Yard (CY, lapangan penumpukan)
Container yard adalah lapangan penumpukan di terminal tempat kontainer isi dan kosong disimpan sebelum dimuat atau setelah dibongkar dari kapal.
- Demurrage
Dalam pengiriman kontainer, demurrage adalah biaya yang ditagih pelayaran ketika kontainernya berada di terminal melebihi free time, misalnya kontainer impor yang belum diambil.
Dibahas di panduan
Cara Memilih Pelabuhan Muat: Kriteria, Biaya, dan Contoh Perbandingan
Kriteria memilih pelabuhan muat untuk ekspor, mulai biaya trucking, frekuensi kapal, direct call, closing time, depo, kongesti, reefer, OOG, hingga layanan Bea Cukai.
5 menit baca PelabuhanPelabuhan Utama Indonesia untuk Kontainer: Daftar, Kode UN/LOCODE, dan Terminal
Daftar pelabuhan kontainer utama Indonesia, dari Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, hingga Makassar, lengkap dengan kode UN/LOCODE, terminal, dan pola hub-feeder.
5 menit baca Ekspor-imporDemurrage dan Detention: Perbedaan, Free Time, dan Cara Menghindarinya
Beda demurrage, detention, dan biaya penumpukan, cara kerja free time dan tarif bertingkat, contoh hitung hipotetis, serta dokumen yang sering menunda pengeluaran.
5 menit baca