Kontainer 20 feet memuat 9 palet 1200 × 1000 mm atau 11 palet EUR dalam satu lapis, sedangkan 40 feet dan 40 high cube memuat 22 palet 1200 × 1000 mm atau 25 palet EUR secara teoretis. Dalam praktik, angka 40 feet biasanya turun menjadi 20–21 dan 23–24 karena ruang gerak forklift. Jumlah ini bisa berlipat bila palet ditumpuk, tetapi hanya jika tinggi, kekuatan kemasan, dan berat mengizinkan. Berikut cara menghitungnya langkah demi langkah.

Jenis palet yang umum

Palet Ukuran alas Tinggi palet Tara Beban maks.
Standar Indonesia/ISO 1200 × 1000 mm 150 mm 25 kg 1.500 kg
EUR/EPAL 1200 × 800 mm 144 mm 25 kg 1.500 kg
Asia 1100 × 1100 mm 150 mm 22 kg 1.000 kg
Container-optimised 1140 × 1140 mm 150 mm 24 kg 1.000 kg
Amerika Utara 48 × 40 in (1219 × 1016 mm) 140 mm 23 kg 1.250 kg

Angka tara dan beban maksimum adalah nilai tipikal; periksa spesifikasi palet Anda. Untuk tinggi tumpukan muatan di atas palet, banyak gudang memakai batas sekitar 1.800 mm termasuk palet. Proses menyusun karton di atas palet disebut palletizing, dan Anda bisa menghitungnya dengan Kalkulator Karton per Palet.

Pola lantai: kunci jumlah palet

Lebar dalam kontainer dry sekitar 2.352 mm. Dua palet 1200 mm berdampingan (2.400 mm) tidak muat, tetapi kombinasi 1200 + 1000 = 2.200 mm muat. Karena itu pola terbaik untuk palet 1200 × 1000 adalah dua kolom campuran:

  • Kolom A: palet melintang (sisi 1200 mm menghadap lebar), sehingga setiap palet memakai 1.000 mm panjang kontainer.
  • Kolom B: palet memanjang (sisi 1000 mm menghadap lebar), sehingga setiap palet memakai 1.200 mm panjang.

Untuk 20GP dengan panjang dalam 5.898 mm: kolom A = 5.898 / 1.000 = 5 palet, kolom B = 5.898 / 1.200 = 4 palet, total 9. Untuk 40GP dengan panjang 12.032 mm: 12 + 10 = 22. Bandingkan dengan pola satu orientasi (dua palet 1000 mm berdampingan), yang hanya memberi 8 di 20GP dan 20 di 40GP.

Palet EUR mengikuti logika yang sama: kolom 1200 mm melintang dengan sisi 800 mm sepanjang kontainer, ditambah kolom 800 mm melintang. Di 20GP hasilnya 7 + 4 = 11, di 40GP 15 + 10 = 25.

Palet (satu lapis, teoretis) 20GP 40GP / 40HC 45HC 20RF 40RF
1200 × 1000 mm 9 22 (praktik 20–21) 24 9 20
EUR 1200 × 800 mm 11 25 (praktik 23–24) 27 10 23
1100 × 1100 mm 10 20 – – –
1140 × 1140 mm 10 20 – – –
48 × 40 in 9 20 – – –

Angka teoretis mengasumsikan celah nol. Di lapangan, palet sering sedikit melebar karena karton menonjol atau stretch wrap yang tebal, dan forklift butuh ruang untuk menurunkan palet terakhir dekat pintu. Hitung cepat semua kombinasi dengan Kalkulator Palet per Kontainer.

Pemanfaatan lantai per jenis palet

Jumlah palet saja belum cukup untuk membandingkan. Yang lebih adil adalah persentase lantai yang tertutup palet:

Palet Lantai terpakai 20GP Lantai terpakai 40GP
1200 × 1000 mm 77,9% 93,3%
EUR 1200 × 800 mm 76,1% 84,8%
1100 × 1100 mm 87,2% 85,5%
1140 × 1140 mm 93,7% 91,8%
48 × 40 in 80,4% 87,5%

Palet 1200 × 1000 sangat efisien di 40 feet tetapi menyisakan banyak ruang di 20 feet. Palet 1140 × 1140 dirancang khusus untuk kontainer dan efisien di kedua ukuran, tetapi beban maksimumnya lebih rendah. Pilihan palet juga sering ditentukan pembeli: Eropa umumnya memakai EUR, Amerika Utara 48 × 40 in, dan banyak gudang Asia memakai 1100 × 1100. Bila Anda bebas memilih, hitung dulu utilisasi lantai untuk ukuran kontainer yang paling sering Anda pakai.

Penumpukan bisa menggandakan jumlah palet, tetapi ada empat pemeriksaan:

  1. Tinggi dalam. 20GP dan 40GP (2.393 mm) cukup untuk dua palet sekitar 1.150 mm; 40HC (2.698 mm) cukup untuk dua palet sekitar 1.300 mm. Sisakan beberapa sentimeter untuk mengangkat palet atas.
  2. Tinggi pintu. Tumpukan yang dimasukkan sekaligus harus lebih rendah dari 2.280 mm (dry standar) atau 2.585 mm (high cube).
  3. Kekuatan tumpuk. Karton bawah harus kuat menahan palet atas ditambah guncangan perjalanan. Gunakan papan atas atau sudut karton (edge protector).
  4. Batas berat. Inilah yang paling sering terlupa; lihat contoh di bawah.

Penjelasan tentang tinggi high cube ada di kontainer 40 high cube.

Contoh perhitungan

Produsen minuman ringan mengirim palet 1200 × 1000 mm setinggi 1.250 mm dengan berat kotor 650 kg per palet (termasuk palet), menggunakan 40HC.

  • Posisi lantai: 22 teoretis, rencanakan 20 dalam praktik.
  • Tumpuk: 2 × 1.250 = 2.500 mm, di bawah tinggi dalam 2.698 mm dan pintu 2.585 mm. Jadi 20 × 2 = 40 palet secara ruang.
  • Berat 40 palet: 40 × 650 = 26.000 kg, masih di bawah payload 26.540 kg. Berat kotor 26.000 + 3.940 = 29.940 kg, di bawah berat kotor maksimum 30.480 kg.
  • Batas trailer: dengan default katalog 26.000 kg berat kotor kontainer, muatan maksimum 26.000 − 3.940 = 22.060 kg, atau 22.060 / 650 = 33,9, dibulatkan ke bawah menjadi 33 palet.
  • Hasil akhir: 33 palet, muatan 21.450 kg, berat kotor 25.390 kg. Atur palet berat di lapisan bawah dan sebar merata sepanjang lantai.

Contoh ini menunjukkan bahwa ruang bukan selalu pembatas. Untuk muatan sepadat ini, bandingkan juga opsi dua 20GP di perbandingan 20 ft vs 40 ft vs 40 HC. Semua angka adalah simulasi; berat akhir harus dikonfirmasi dengan penimbangan resmi dan VGM.

Kesalahan umum

  • Memakai pola satu orientasi. Untuk palet 1200 × 1000, pola campuran memberi 9 di 20GP, bukan 8.
  • Lupa ruang forklift dan overhang. Karton yang menonjol 20 mm per sisi menurunkan 40GP dari 22 menjadi 20 palet.
  • Lupa tara palet. 40 palet kayu menambah sekitar 1.000 kg.
  • Mengabaikan ISPM 15. Palet kayu tanpa tanda ISPM 15 dapat ditolak di negara tujuan.
  • Tidak mengganjal celah. Celah di samping dan dekat pintu harus diisi dunnage atau airbag; lihat lashing dan securing muatan.

Uji susunan palet Anda

Masukkan ukuran dan berat palet ke planner 3D untuk melihat pola lantai, penumpukan, dan estimasi berat per kontainer. Bila muatan Anda berupa karton lepas, gunakan cara menghitung karton per kontainer. Hasil planner adalah simulasi dan tidak menggantikan penimbangan resmi, VGM, atau persetujuan operator.