Langsung ke konten
IDAMQ Indonesia Pelabuhan laut

Ambon (Yos Sudarso)

Ambon, Maluku

Tentang pelabuhan

Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon berada di Teluk Ambon yang dalam dan terlindung, di Pulau Ambon, Provinsi Maluku. Pelabuhan ini adalah simpul utama untuk distribusi barang ke kepulauan Maluku, tempat banyak muatan dibongkar lalu dikirim lagi dengan kapal yang lebih kecil ke pulau-pulau sekitarnya.

Pelabuhan dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4, dan peti kemas ditangani TPK Ambon yang dioperasikan Pelindo Terminal Petikemas. Arus masuk didominasi kebutuhan pokok, bahan bangunan, dan barang konsumsi dari Surabaya dan Makassar, sedangkan arus keluar meliputi hasil laut dan komoditas lokal.

Kode UN/LOCODE Ambon adalah IDAMQ. Seperti pelabuhan lain di kawasan timur, ketidakseimbangan muatan membuat banyak peti kemas kembali dalam keadaan kosong, sehingga muatan balik dari Ambon kadang mendapat penawaran tarif yang berbeda. Untuk produk perikanan, rencanakan peti kemas reefer sejak awal dan pastikan rantai dingin dari gudang hingga terminal tidak terputus. Bagi pengirim yang melanjutkan barang ke pulau lain di Maluku, perhitungkan waktu tunggu kapal antarpulau dan biaya bongkar muat tambahan ketika menghitung total waktu dan ongkos pengiriman. Dokumentasi muatan yang rapi membantu proses transhipment berjalan lebih cepat.

Terminal

Forwarder & vendor yang melayani pelabuhan ini

Belum ada vendor terdaftar untuk pelabuhan ini. Daftarkan perusahaan Anda

Stowage.id mempertemukan pengguna dan vendor; kontrak layanan antara pengguna dan vendor.

Hitung muatan sebelum mengirim lewat Ambon (Yos Sudarso)

Gunakan 3D Planner gratis untuk mengatur peti kemas atau truk, lalu minta penawaran forwarder.

Buka 3D Planner

Simulasi perencanaan muatan. Bukan pengganti penimbangan resmi, VGM, loading computer kapal, atau persetujuan operator.

Sumber data

  1. Kode dan fungsi lokasi: UN/LOCODE, UNECE
  2. TPK Ambon — pelindotpk.co.id
  3. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 — situs resmi — pelindo.co.id

Data dapat berubah. Periksa sumber resmi sebelum mengambil keputusan.