Langsung ke konten
IDPTL Indonesia Pelabuhan laut

Pantoloan (Palu)

Palu, Sulawesi Tengah

Tentang pelabuhan

Pelabuhan Pantoloan berada di Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, di sisi timur Teluk Palu, Sulawesi Tengah. Teluk yang panjang dan terlindung ini membuat Pantoloan menjadi pelabuhan peti kemas utama provinsi, melayani Kota Palu serta kabupaten di sekitarnya yang terhubung lewat jalan darat.

Pelabuhan dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4, dan peti kemas ditangani TPK Pantoloan yang dioperasikan Pelindo Terminal Petikemas. Arus barang terbesar berasal dari layanan domestik yang menghubungkan Palu dengan Surabaya, Jakarta, dan Makassar, membawa barang konsumsi, bahan bangunan, dan kebutuhan proyek, sementara muatan keluar berupa hasil pertanian dan perkebunan daerah.

Kode UN/LOCODE Pantoloan adalah IDPTL. Wilayah Palu pernah dilanda gempa bumi dan tsunami besar pada 2018, sehingga perencanaan risiko dan asuransi kargo layak menjadi bagian dari rencana pengiriman ke kawasan ini. Bagi pemilik muatan, perhatikan jadwal kapal domestik yang biasanya mingguan, siapkan dokumen sebelum batas waktu, dan hitung muatan dengan cermat supaya ruang peti kemas terpakai maksimal. Untuk proyek di pedalaman Sulawesi Tengah, periksa kondisi jalan dan batas berat truk dari pelabuhan ke lokasi tujuan sebelum menentukan ukuran peti kemas.

Terminal

Forwarder & vendor yang melayani pelabuhan ini

Belum ada vendor terdaftar untuk pelabuhan ini. Daftarkan perusahaan Anda

Stowage.id mempertemukan pengguna dan vendor; kontrak layanan antara pengguna dan vendor.

Hitung muatan sebelum mengirim lewat Pantoloan (Palu)

Gunakan 3D Planner gratis untuk mengatur peti kemas atau truk, lalu minta penawaran forwarder.

Buka 3D Planner

Simulasi perencanaan muatan. Bukan pengganti penimbangan resmi, VGM, loading computer kapal, atau persetujuan operator.

Sumber data

  1. Kode dan fungsi lokasi: UN/LOCODE, UNECE
  2. TPK Pantoloan — pelindotpk.co.id
  3. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 — situs resmi — pelindo.co.id

Data dapat berubah. Periksa sumber resmi sebelum mengambil keputusan.