Sarat (draft) menentukan apakah kapal bisa masuk alur pelabuhan, apakah lambung timbul masih aman, dan berapa muatan yang masih bisa dimuat. Trim menentukan bagaimana kapal duduk di air: terlalu nungging ke haluan atau terlalu dalam di buritan sama-sama merugikan. Panduan ini menjelaskan cara menghitung perubahan sarat dan trim saat muatan ditambah, dengan contoh yang bisa Anda ulang di kalkulator draft dan trim.

Istilah sarat dan trim

Istilah Arti
Sarat depan (dF) Sarat di garis tegak depan (forward perpendicular)
Sarat belakang (dA) Sarat di garis tegak belakang (aft perpendicular)
Sarat rata-rata (dF + dA) / 2, sarat di tengah panjang antara kedua garis tegak
Trim dA − dF; positif berarti trim buritan (by the stern), negatif berarti trim haluan (by the head)
TPC Ton per sentimeter tenggelam rata
MTC Momen pengubah trim 1 cm, dalam t·m/cm
LCF Titik berat bidang garis air; kapal berputar memanjang di sekitar titik ini

TPC, MTC, dan LCF berubah dengan sarat dan dibaca dari tabel hidrostatik. Rumus di bawah berlaku untuk berat yang relatif kecil dibanding displasemen. Untuk perubahan besar, gunakan hidrostatik pada kondisi baru atau loading computer.

Tiga rumus inti

  1. Tenggelam rata (sinkage), cm = w / TPC.
  2. Perubahan trim, cm = w × d / MTC, dengan d jarak berat dari LCF.
  3. Pembagian perubahan trim: perubahan di belakang = perubahan trim × (jarak LCF ke garis tegak belakang / LBP); perubahan di depan = perubahan trim − perubahan di belakang.

Berat di depan LCF membuat haluan turun dan buritan naik. Berat di belakang LCF sebaliknya.

Contoh: memuat 300 t di depan LCF

Kapal ilustratif, bukan kapal nyata. LBP 140 m. Sarat awal dF 7,20 m dan dA 7,80 m, jadi trim 0,60 m buritan dan sarat rata-rata 7,50 m. Dari hidrostatik: TPC 25,0 t/cm, MTC 180 t·m/cm, LCF 3,0 m di belakang tengah kapal. Dimuat 300 t kontainer dengan titik berat 40 m di depan tengah kapal.

  • Jarak ke LCF: d = 40 + 3 = 43 m di depan LCF.
  • Tenggelam rata = 300 / 25,0 = 12 cm.
  • Perubahan trim = 300 × 43 / 180 = 71,7 cm ke haluan.
  • LCF berjarak 70 − 3 = 67 m dari garis tegak belakang dan 73 m dari garis tegak depan.
  • Perubahan belakang = 71,7 × 67 / 140 = 34,3 cm (buritan naik).
  • Perubahan depan = 71,7 × 73 / 140 = 37,4 cm (haluan turun).
Sarat Awal (m) Tenggelam rata (m) Akibat trim (m) Akhir (m)
Depan 7,20 +0,12 +0,374 7,69
Belakang 7,80 +0,12 −0,343 7,58
Trim 0,60 buritan −0,717 0,12 haluan

Kapal yang tadinya trim buritan kini sedikit nungging ke haluan. Pada banyak kapal ini tidak diinginkan karena dapat mengganggu olah gerak dan kemudi, serta mengurangi imersi baling-baling. Dua pilihan planner:

  • Pindahkan berat ke LCF. Bila 300 t yang sama diletakkan tepat di atas LCF, kapal hanya tenggelam 12 cm: dF 7,32 m dan dA 7,92 m, trim tetap 0,60 m buritan.
  • Pilih posisi untuk trim tertentu. Agar kapal menjadi rata (even keel), perubahan trim yang dibutuhkan 60 cm ke haluan. Jaraknya d = 60 × 180 / 300 = 36 m di depan LCF, atau 33 m di depan tengah kapal.

Mean of mean dan koreksi hogging-sagging

Badan kapal yang melengkung membuat sarat rata-rata depan-belakang tidak mewakili sarat sebenarnya. Bila sarat tengah (rata-rata kiri dan kanan) lebih besar dari rata-rata dF dan dA, kapal sagging (melendut di tengah). Bila lebih kecil, kapal hogging (melengkung ke atas di tengah).

Contoh pembacaan draft survey setelah koreksi ke garis tegak: dF 7,69 m, dA 7,58 m, sarat tengah 7,68 m.

  • Rata-rata depan-belakang = (7,69 + 7,58) / 2 = 7,635 m. Sarat tengah lebih besar 4,5 cm, jadi kapal sagging.
  • Mean of means = (dF + dA + 2 × dM) / 4 = (7,69 + 7,58 + 15,36) / 4 = 7,66 m.
  • Mean of mean of means (quarter mean) = (dF + dA + 6 × dM) / 8 = (7,69 + 7,58 + 46,08) / 8 = 7,67 m.

Quarter mean dipakai dalam draft survey untuk membaca displasemen dari tabel hidrostatik. Hitung contoh ini di kalkulator draft survey.

Membaca tanda sarat (draft marks)

Tanda sarat dicat di haluan, buritan, dan tengah kapal di kedua sisi. Pada tanda metrik, angka setinggi 10 cm dengan jarak antarangka 10 cm, dan tepi bawah angka menunjukkan sarat yang tertulis. Pada tanda imperial, tinggi angka dan jaraknya 6 inci. Hal yang perlu diingat:

  • tanda sarat tidak selalu tepat di garis tegak, terutama di haluan, sehingga perlu koreksi ke garis tegak;
  • baca di kedua sisi dan rata-ratakan untuk menghilangkan pengaruh list;
  • di air yang beriak, ambil rata-rata titik tertinggi dan terendah gelombang di tanda sarat;
  • massa jenis air pelabuhan memengaruhi sarat; air tawar membuat kapal tenggelam lebih dalam.

Imersi baling-baling, UKC, dan air draft

Imersi baling-baling. Dalam kondisi ballast, sarat belakang harus cukup agar baling-baling terbenam dengan baik. Bila terlalu dangkal, efisiensi turun dan getaran serta risiko racing meningkat. Sarat depan juga perlu cukup untuk mengurangi slamming. Panduan sarat minimum ada di buku stabilitas atau instruksi kapal.

UKC. Under keel clearance adalah jarak lunas ke dasar alur. Sarat terdalam, ditambah squat saat berlayar dan pengaruh pasang surut, harus memenuhi UKC yang disyaratkan otoritas pelabuhan atau syahbandar setempat.

Air draft. Jarak dari garis air ke titik tertinggi kapal. Kapal yang ringan atau trim buritan memiliki air draft lebih besar di bagian tertentu, yang bisa membatasi lewat di bawah jembatan atau jangkauan crane terminal. Trim buritan dan stack kontainer yang tinggi juga memengaruhi garis pandang; lihat visibilitas anjungan.

Kesalahan umum saat menghitung trim

  • Mengukur jarak dari tengah kapal, bukan dari LCF. Pada contoh di atas, selisih 3 m mengubah perubahan trim sekitar 5 cm.
  • Membagi perubahan trim rata ke depan dan belakang. Pembagian rata hanya benar bila LCF tepat di tengah kapal.
  • Memakai TPC dan MTC dari sarat lama setelah muatan dalam jumlah besar dimuat.
  • Tertukar tanda trim. Pastikan apakah perangkat lunak memakai trim buritan positif atau negatif.
  • Lupa tangki. Pemakaian bahan bakar dari tangki di buritan atau haluan ikut mengubah trim selama pelayaran, sehingga trim kedatangan bisa berbeda dari trim keberangkatan.

Trim dalam perencanaan muatan

Planner jarang memuat satu berat saja. Trim akhir adalah hasil seluruh rencana: blok kontainer per bay, bahan bakar, dan ballast. Praktik yang baik adalah menargetkan sedikit trim buritan sesuai rekomendasi kapal, memeriksa sarat terhadap UKC dan garis muat, lalu memastikan GM tetap memadai; lihat tinggi metasentris GM dan dasar stabilitas kapal untuk planner.

STOWAGE.ID Vessel Stowage menghitung sarat dan trim untuk setiap kondisi rencana dari darat sebagai pendukung keputusan. Loading computer kapal yang disetujui klas dan buku stabilitas tetap menjadi acuan resmi.