Langsung ke konten

Panduan tipe kapal

Kapal Ro-Ro: lajur, ramp, dan kendaraan

Kapal Ro-Ro memuat kendaraan yang naik dan turun sendiri. Kapasitasnya diukur dalam lane meter, dan batasnya ditentukan tinggi bebas, beban sumbu, ramp, serta stabilitas.

Rencanakan Ro-Ro dan feri di Vessel Stowage
Vessel Planner · Kapal demo Ilustrasi
Ilustrasi dengan kapal & data contoh fiktif — bukan hasil perhitungan stabilitas. Shore-side planning & decision support. Loading computer kapal yang disetujui kelas tetap menjadi acuan resmi.

Kapal Ro-Ro (roll-on/roll-off) memiliki satu atau lebih dek kendaraan yang terhubung dengan ramp buritan, haluan, atau samping. Jenisnya mencakup Ro-Pax atau feri yang membawa penumpang dan kendaraan, Ro-Ro kargo untuk truk dan trailer, serta PCTC untuk mobil baru dalam jumlah besar.

Di Indonesia, feri Ro-Pax menghubungkan pulau-pulau dengan pelayaran pendek dan bongkar muat cepat, sedangkan Ro-Ro kargo melayani truk logistik antarpulau. Waktu sandar yang singkat menuntut urutan naik-turun yang jelas, dengan kendaraan untuk pelabuhan pertama ditempatkan dekat ramp.

Stabilitas Ro-Ro sensitif terhadap dek kendaraan yang luas tanpa sekat melintang. Air di dek kendaraan dapat bergerak bebas dan menimbulkan efek permukaan bebas yang besar, sehingga kekedapan ramp, sistem drainase, dan pembatasan berat kendaraan di dek atas menjadi bagian penting dari rencana muat.

Ukuran & karakteristik umum

ParameterRentang umum
TipeRo-Pax/feri, Ro-Ro kargo, PCTC/PCC
Kapasitas lajurFeri antarpulau ±200–1.500 lane meter; Ro-Ro kargo besar > ±3.000 lane meter
PCTCUmumnya ±4.000–8.000+ CEU
Tinggi bebas dekDek mobil ±1,7–2,2 m; dek utama untuk truk ±4,5–6,5 m
Lebar lajurUmumnya ±2,8–3,1 m per lajur truk
RampBuritan, haluan, atau samping; SWL dan beban sumbu ramp terpisah dari dek
Aturan terkaitSOLAS II-1/II-2 (special category & ro-ro spaces), CSS Code, IMO Res. A.581(14)

Rentang umum untuk kelas kapal, bukan data kapal tertentu. Untuk perencanaan, pakai data stability booklet dan capacity plan kapal Anda.

Ruang muat & cara memodelkannya

Dek kendaraan per lajur

Setiap dek dimodelkan sebagai lajur dengan panjang, lebar, tinggi bebas, dan batas beban sumbu. Kendaraan ditempatkan berurutan di lajur.

Dek gantung (hoistable)

Dek mobil yang bisa dinaikkan mengubah tinggi bebas di bawahnya. Posisi dek gantung menentukan lajur mana yang bisa menerima truk.

Ramp internal dan eksternal

Ramp dicatat dengan SWL, lebar, dan sudut. Jalur dari ramp ke lajur menentukan urutan naik-turun.

Area kendaraan DG

Kendaraan yang membawa barang berbahaya hanya ditempatkan di area yang diizinkan, sering di dek cuaca.

Aturan stowage umum

  • Lane meter dan urutan

    Kendaraan dikelompokkan per pelabuhan tujuan. Kendaraan untuk pelabuhan pertama ditempatkan paling dekat ramp keluar.

  • Beban sumbu dan lajur

    Beban sumbu dibandingkan dengan batas dek dan ramp. Truk berat diarahkan ke dek bawah agar KG tetap rendah.

  • Jarak antar kendaraan

    Jarak samping dan depan-belakang dijaga agar kru bisa memasang lashing dan akses pemadam kebakaran tidak tertutup.

  • Lashing kendaraan

    Kendaraan diikat ke deck socket memakai titik lashing kendaraan sesuai Cargo Securing Manual dan pedoman IMO, dengan rem tangan dan gigi terpasang.

  • Heel saat bongkar muat

    Muatan masuk dan keluar dari satu sisi bisa membuat heel. Tangki anti-heeling dan urutan lajur dipakai untuk menjaga kapal tegak di ramp.

Kesalahan & risiko yang sering terjadi

  • Berat truk lebih besar dari deklarasi sehingga beban sumbu dan KG melenceng.
  • Kendaraan tidak di-lashing pada pelayaran pendek lalu bergeser saat cuaca memburuk.
  • Kendaraan terlalu rapat sehingga lashing dan pemadaman kebakaran sulit dilakukan.
  • Air masuk ke dek kendaraan dan menimbulkan efek permukaan bebas besar.
  • Kendaraan listrik atau berisi DG ditempatkan di luar area yang diizinkan.
  • Heel saat bongkar muat karena urutan lajur tidak seimbang.

Pertanyaan umum

Apa itu lane meter?

Lane meter adalah satuan panjang lajur kendaraan dengan lebar tertentu, biasanya sekitar 2,5–3 m. Kapasitas Ro-Ro dihitung dari total panjang lajur, dan panjang kendaraan ditambah jarak antar kendaraan menentukan jumlah unit yang muat.

Mengapa truk berat diarahkan ke dek bawah?

Menempatkan berat di dek bawah menurunkan KG dan menjaga GM, sementara dek atas biasanya memiliki batas beban sumbu lebih rendah. Tinggi bebas dek bawah tetap harus dicek terhadap tinggi truk.

Apakah Ro-Ro Planner STOWAGE.ID sudah resmi untuk stabilitas?

Belum. Modul Ro-Ro adalah gelombang ketiga dan dirilis bertahap. Hasil stabilitas adalah perencanaan di darat; loading computer kapal yang disetujui kelas dan stability booklet tetap acuan resmi.

Shore-side planning & decision support. Loading computer kapal yang disetujui kelas tetap menjadi acuan resmi.

Plan Cargo. Balance Vessel. Sail Safer.

Lihat Vessel Stowage dengan kapal Anda

Jadwalkan demo dengan data kapal Anda, atau mulai uji coba dengan kapal demo.

Uji coba 14 hari untuk paket berbayar, mulai dengan kapal demo berdata sintetis.