Langsung ke konten

Panduan stowage kargo

Stowage excavator dan alat berat beroda track

Excavator dan alat berat lain adalah kargo harian LCT dan tongkang di Indonesia. Track baja di atas dek baja licin, bebannya terpusat, dan titik beratnya tinggi, sehingga pengamanan tidak boleh asal.

Excavator, dozer, dan alat berat beroda track lain dikirim ke tambang, perkebunan, dan proyek infrastruktur dengan LCT, tongkang, Ro-Ro, atau kapal MPP. Di LCT dan Ro-Ro, alat naik melalui ramp dengan tenaga sendiri; di tongkang dan MPP, alat sering diangkat dengan crane memakai titik angkat dari pabrikan.

Track baja hanya bersentuhan dengan dek pada grouser dan rangka track, sehingga beban terpusat dan gesekan rendah, terutama saat dek basah. Dunnage kayu di bawah track menyebarkan beban, melindungi dek, dan menaikkan gesekan. Upper structure yang bisa berputar harus dikunci agar tidak berayun saat kapal oleng.

Prinsip pengamanannya mengikuti CSS Code: gaya memanjang, melintang, dan vertikal dari gerak kapal ditahan oleh kombinasi gesekan, lashing, dan stopper. Untuk alat berat bernilai tinggi atau rute laut terbuka, rancangan sea-fastening biasanya diperiksa marine warranty surveyor.

Karakteristik kargo

ParameterRentang umum
Berat operasiMini ±1,5–6 t; menengah ±20–36 t; besar ±45–90 t; excavator tambang yang lebih besar biasanya dibongkar per bagian
PenggerakTrack baja (crawler); sebagian wheeled excavator
Tekanan trackRata-rata ±3–7 t/m² di tanah; di atas pelat baja kontak terpusat di grouser
Posisi transportBoom dan arm dilipat, bucket di atas dunnage; tinggi transport kelas 20–30 t sekitar ±3–3,5 m
Titik lashing dan angkatDitandai pabrikan pada undercarriage dan upper structure; lihat manual operator
Cairan dan bateraiBahan bakar, oli hidrolik, dan aki; bocoran harus diperiksa sebelum naik

Prinsip stowage & securing

Naik ramp atau diangkat

Di LCT dan Ro-Ro alat naik di sepanjang centreline dengan operator berpengalaman. Saat diangkat, hanya titik angkat pabrikan dan spreader yang sesuai yang dipakai.

Dunnage di bawah track

Balok kayu keras di bawah track menyebarkan beban ke struktur dek dan menaikkan gesekan. Posisi dunnage diatur di atas gading atau sekat yang kuat.

Swing lock dan bucket di dek

Upper structure dikunci, boom diturunkan, bucket diletakkan di atas dunnage, rem parkir aktif, dan mesin mati sebelum lashing dipasang.

Lashing berpasangan

Chain dengan tensioner dipasang berpasangan di depan dan belakang, menyilang ke titik dek dengan sudut yang efektif. Lashing tidak dipasang pada silinder hidrolik, selang, atau handrail.

Stopper di tongkang

Di tongkang, stopper las di depan dan belakang track menahan gaya memanjang dan melintang. Pengelasan dilakukan di dek atau grillage, bukan di badan alat.

Posisi di kapal

Alat terberat diletakkan dekat tengah kapal dan centreline. Di LCT, urutan mengikuti lokasi bongkar: yang turun pertama berada paling dekat ramp.

Cek sebelum muat

  1. Berat operasi dan dimensi transport dari dokumen alat

    Mengapa penting: Menentukan beban dek, beban ramp, dan tinggi terhadap batas ruang atau garis pandang.

  2. Kekuatan dek dan SWL ramp

    Mengapa penting: Beban track terpusat bisa melampaui batas zona dek atau ramp.

  3. Titik lashing dan angkat dalam kondisi baik

    Mengapa penting: Titik yang retak atau berkarat bisa gagal saat menahan gaya oleng.

  4. Swing lock, rem parkir, dan posisi bucket

    Mengapa penting: Upper structure yang berayun mengubah CoG dan bisa memutus lashing.

  5. Dunnage, chain, tensioner, dan stopper tersedia

    Mengapa penting: Material yang kurang membuat pengamanan tidak sesuai rencana.

  6. Kebocoran oli dan bahan bakar

    Mengapa penting: Cairan di dek membuat licin dan menambah risiko kebakaran.

  7. Urutan muat sesuai lokasi bongkar

    Mengapa penting: Alat yang turun lebih dulu harus bisa keluar tanpa memindahkan alat lain.

Risiko yang sering terjadi

  • Alat bergeser karena track baja langsung di atas dek basah tanpa dunnage.
  • Upper structure berputar karena swing lock tidak aktif.
  • Lashing dipasang ke silinder hidrolik atau handrail lalu patah.
  • Heel mendadak saat alat naik ramp di luar centreline.
  • Pelat dek penyok karena beban track di zona lemah.
  • Stopper dilas ke badan alat dan merusak struktur alat.

Pertanyaan umum

Apakah excavator perlu di-lashing untuk pelayaran pendek?

Ya. Gerak kapal di perairan antarpulau bisa berubah cepat, dan gesekan track baja di dek basah sangat kecil. Lashing dan dunnage harus terpasang sebelum kapal meninggalkan dermaga atau pantai.

Berapa banyak lashing untuk excavator 20 t?

Jumlahnya dihitung dari gaya yang diharapkan di rute, kapasitas lashing (MSL), sudut lashing, dan gesekan memakai metode CSS Code atau Cargo Securing Manual kapal. Pola umum minimal dua pasang lashing di depan dan belakang, tetapi angka akhirnya harus dihitung.

Apakah STOWAGE.ID menggantikan persetujuan surveyor atau perhitungan kapal?

Tidak. Cek beban dek, CoG, dan stabilitas di STOWAGE.ID adalah perencanaan di darat. Stability booklet, loading computer yang disetujui kelas bila ada, dan persetujuan marine warranty surveyor tetap acuan resmi.

Panduan umum untuk edukasi. Ikuti Cargo Securing Manual kapal, instruksi pengirim, dan arahan surveyor.

Shore-side planning & decision support. Loading computer kapal yang disetujui kelas tetap menjadi acuan resmi.

Plan Cargo. Balance Vessel. Sail Safer.

Lihat Vessel Stowage dengan kapal Anda

Jadwalkan demo dengan data kapal Anda, atau mulai uji coba dengan kapal demo.

Uji coba 14 hari untuk paket berbayar, mulai dengan kapal demo berdata sintetis.